Minuman itu bernama Ronde. Kata ‘wedang‘ berarti ’suguhan berupa minuman’. ‘Ronde’ tak ada kesamaannya dengan ronde seperti dalam olahraga bertinju. Saya rindu dengan minuman tradisional sederhana namun sedap menghangatkan tubuh tersebut
Sudah pernah minum wedang ronde? Wedang itu berasal dari seduhan air dari ekstrak jahe parutan. Ada kacang sangrai yang mengambang siap untuk disendok sedikit demi sedikit. Di dasar cangkir ada 2 atau 3 bola kecil berwarna putih. Manis terasa karena ada gula jawanya. Minumlah pelan-pelan karena panas adanya. Sembari menunggu, itulah saat yang pas untuk berbincang ngalor-ngidul (baca: dari Utara sampai Selatan alias kemana-mana).
200 gr. tepung ketan
25 gr. tepung kanji
2 sdm. air kapur sirih
2 sdm. gula pasir
100 ml. air hangat
pewarna merah dan hijau
isi :
100 gr. kacang tanah kupas sangrai + sedikit gula pasir diblender
wedang :
1 L air
225 gr. gula pasir
150 gr. jahe, kupas dan memarkan
5 lembar daun jeruk purut
Cara olah :
1. rebus bahan wedang sampai mendidih, saring.
2. aduk tepung ketan, tepung kanji, air kapur sirih, gula pasir dan air hangat sampai kalis.
3. bagi menjadi dua adonan, beri pewarna merah dan hijau.
4. bulatkan adonan sebesar kelereng, isi dengan bahan isian.
5. rebus dalam air mendidih hingga mengapung.
6. angkat bulatan yang terapung dan pindahkan ke air wedang.
0 komentar:
Post a Comment